Minggu, 23 September 2012

teori sosiologi klasik


TEORI SOSIOLOGI KLASIK

         Teori sederhana biasanya selalu terungkap di dalam kehidupan kita sehari-hari. Sering kali tanpa sadar kita sesungguhnya telah berteori. Teori muncul karena adanya suatu kebutuhan manusia untuk memberikan penjelasan akan berbagai kenyataan yang ada. Teori lahir karena manusia membutuhkan pengetahuan.
    Secara kategoris dapat dikatakan bahwa pengetahuan terdiri atas unsur experiental reality dan agreement reality. Experiental realitiy adalah pengetahuan yang kita dapat berdasar pengalaman kita sehari-hari, sedangkan agreement reality adalah pengetahuan yang kita dapat berdasar kesepakatan bersama.
          Jika dalam kehidupan sehari-hari kita bisa mendapatkan pengetahuan dari salah satu unsur yang ada, maka dalam ilmu pengetahuan, pengetahuan didapat dengan mengombinasikan kedua unsur tersebut. Dalam ilmu pengetahuan, pengembangan pengetahuan dilakukan bukan hanya dari pengamatan langsung pada kenyataan, namun melalui proses pengujian dalam pikiran manusia sendiri. Dalam konteks sosiologi, teori diklasifikasi ke dalam tiga paradigma utama, yaitu order paradigm, pluralist paradigm, serta conflict paradigm. Perbedaan dari masing-masing paradigma dilandaskan pada asumsi dasar yang menyertainya dalam hal hakikat dasar manusia, masyarakat, serta ilmu pengetahuan.

Kamis, 28 Juni 2012

Dasar - dasar ilmu politik


DEMOKRASI
  1. Konsep Demokrasi
Joseph schumpeter mengartikan bahwa Demokrasi sebagai kompetensi memperoleh suara rakyat.Meneurut demokrasi formal demokrassi merupakan sebuah metode politik,sebuah mekanisme untukmemperoleh pemimpin politik.disamping konsep formal demokrasi dikenal juga dengan demokrasi liberal(liberal democratic).dalam demokrasi liberal menurut hasnan memiliki cirir-ciri sebagai berikut:
1)      Kekeuasaan berada pada pejabat yang dipilih;
2)      Kekuasaan eksecutif konstitusi bertanggung jawab kepada lembaga pemerintah yang lain;
3)      Hasil pemilu tidakditentukan sebelumnya ,pihak oposisi memiliki peluang untuk menang,serta harus ada kemungkinan partai yang memerintah.
4)      Eksistensi pluralisme diakui;
5)      Banyak saluran untuk menyatakan pendabat;
6)      Perorangan memiliki kebebasan berdiskusi,dll;
7)      Terdapat sumber-sumber alternatif informasi;
8)      Adanya persamaan hukum bagi semua warga;
9)      Melindungi semua warga.

Senin, 07 Mei 2012

Problematika Anak dalam Pembelajaran



Suatu cara untuk mengembangkan keterampilan, kebiasaan, dan sikap-sikap yang diharapkan dapat membuat seseorang menjadi warga negara yang baik. Tujuannya untuk mengembangkan atau mengubah kognisi, afeksi, dan konasi seseorang adalah dalam dunia pendidikan. Tentunya untuk mencapai keinginan-keinginan tidak mudah begitu saja karena perlu kerja keras, motivasi , dan lain-lain. Hal tersebut tidak terlepas dari masalah-masalah yang dihadapi anak-anak dalam menuntut ilmu. Dalam dunia pendidikan saat ini banyak anak-anak mengalami problematika dalam pembelajaran. Bagaimana cara penyelesaiannya?